RSUD Ajibarang Perkuat Budaya Patient Safety Lewat Forum Ilmiah Manajemen Risiko: Langkah Nyata Menjaga Mutu Layanan

RSUD Ajibarang Perkuat Budaya Patient Safety Lewat Forum Ilmiah Manajemen Risiko: Langkah Nyata Menjaga Mutu Layanan

Ajibarang - Komitmen RSUD Ajibarang dalam meningkatkan keselamatan pasien kembali diperkuat melalui penyelenggaraan Forum Ilmiah bertajuk “Penguatan Budaya Patient Safety Melalui Optimalisasi Manajemen Risiko Rumah Sakit.” Acara yang berlangsung pada Jumat, 28 September 2025, di Aula Diklat ini menghadirkan suasana diskusi yang dinamis dan penuh antusiasme dari para peserta.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Kasi Keperawatan RSUD Ajibarang, Gunawan, S.Kep., Ns., M.Kep.,yang menegaskan bahwa manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang aman. Dalam sambutannya, risiko dapat muncul dari berbagai aspek, mulai dari proses pelayanan, lingkungan kerja, hingga faktor manusia sehingga perlu ditangani dengan pendekatan yang komprehensif, sistematis, dan melibatkan seluruh unit di rumah sakit.

“Setiap risiko, sekecil apa pun, harus dipetakan, dianalisis, dan ditindaklanjuti. Budaya patient safety tidak bisa hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” ujar Gunawan, disambut anggukan para peserta yang tampak serius mengikuti arahan tersebut.

Forum ilmiah ini menghadirkan pemateri Apt. Gusmanto, MBA, selaku Ketua Sub Komite Manajemen Risiko, serta Haris Usman, S.Kep., Ns., yang keduanya memberikan pemaparan mengenai bagaimana rumah sakit dapat mengoptimalkan sistem manajemen risiko secara menyeluruh. Materi yang dibawakan mencakup identifikasi potensi risiko, penyusunan prioritas risiko, strategi pengendalian, hingga monitoring tindak lanjut agar perbaikan dapat berjalan berkesinambungan.

forum ini berfokus pada gambaran besar manajemen risiko rumah sakit, menelaah potensi risiko dari berbagai sudut, baik klinis maupun nonklinis. Para peserta diajak memahami bagaimana risiko dapat muncul dari proses pelayanan harian, serta bagaimana setiap unit memiliki peran strategis dalam mencegah terjadinya insiden.

Suasana forum semakin hidup ketika peserta mulai melihat contoh kasus risiko, angka prioritas risiko, serta data yang ditampilkan secara langsung di layar besar. Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman dari unit masing-masing, menciptakan atmosfer pembelajaran kolaboratif yang menginspirasi.

RSUD Ajibarang melalui forum ini menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat budaya keselamatan pasien. Forum ilmiah ini menjadi wadah penting untuk menyatukan persepsi, meningkatkan pemahaman, sekaligus mendorong perubahan perilaku dalam pelayanan kesehatan. Dengan manajemen risiko yang optimal, rumah sakit berharap mampu menghadirkan layanan yang lebih aman, efektif, dan berorientasi pada kualitas.

Forum ditutup dengan pesan bersama: Patient safety adalah tanggung jawab semua elemen rumah sakit, dan penguatan budaya ini harus terus dilanjutkan, bukan hanya di ruang rapat, tetapi dalam setiap langkah pelayanan sehari-hari.

 

Related Posts

Komentar