INHOUSE TRAINING PRECEPTORSHIP RSUD AJIBARANG MENEBAR ILMU MENYEBAR KEBAIKAN

Senin, 30 September 2019 | 689 Kali
INHOUSE TRAINING PRECEPTORSHIP RSUD AJIBARANG MENEBAR ILMU MENYEBAR KEBAIKAN

Pada era sekarang ini perkembangan pendidikan didunia keperawatan semakin berkembang pesat. Di sekitar wilayah Banyumas sendiri sudah banyak berdiri universitas maupun sekolah tinggi keperawatan .Sebagai salah satu rumah sakit yang sering dijadikan lahan praktik bagi mahasiswa keperawatan, RSUD Ajibarang mendorong untuk mempersiapkan SDM yang unggul guna menjadi pembimbing klinik bagi mahasiswa keperawatan. Untuk itu Instalasi Diklat RSUD Ajibarang mengadakan Inhouse Training Precepthorship yang berlangsung pada hari sabtu 28 September 2019 dengan tema To Be A Good Clinical Instructor , Menebar Ilmu Menyebar Kebaikan. Inhouse Training Precepthorship diikuti oleh 30 pembimbing klinik RSUD Ajibarang yang berasal dari berbagai perwakilan ruangan.

dr Widyana Grehastuti SPOG  selaku plt direktur  RSUD Ajibarang menyebutkan bahwa Inhouse Training Precepthorship kali ini juga sebagai salah satu rangkaian persiapan RSUD Ajibarang yang sedang menyongsong akreditasi Snars edisi 1.1. Beliau juga menyebutkan bahwa mempunyai kualitas pembimbing klinik yang baik dan unggul merupakan keharusan untuk menunjang proses  pembelajaran yang profesional bagi mahasiswa yang sedang menempuh praktik di rumah sakit, beliau juga berharap pembimbing klinik RSUD Ajibarang mampu meningkatkan kemampuan dalam proses bimbingan mahasiswa di area rumah sakit.

Narasumber pada Inhouse Training Precepthorship kali ini berasal dari internal dan eksternal rumah sakit. dr. Igun Winarno, Sp.An selaku kepala diklat RSUD Ajibarang memberikan pengantar pelatihan dan sekaligus memberikan materi yang berjudul “How To be A Good Clinical Instructor”.Materi yang cukup membuka mata bagi kita semua selaku pembimbing klinik dirumah sakit, agar meluruskan niat serta tujuan menjadi pembimbing klinik rumah sakit. Beliau memaparkan bahwa tujuan pembimbing klinik bukan hanya berorientasi pada kepentingan dunia saja semata namun pada hakikatnya juga menitik beratkan pada kepentingan yang lebih hakiki yaitu kepentingan di akhirat nanti saat menghadap Allah SWT di hari perhitungan. dr Igun Winarno, Sp An juga memberikan kisi kisi bagaimana menjadi seorang pembimbing klinik yang baik. Pada materi kedua disampaikan oleh ibu Made Sumarwati Skep, Ns ,MM tentang Metode bimbingan klinik mahasiswa serta Sistem evaluasi mahasiswa secara detail dan menyenangkan. Pada materi terakhir tidak kalah menarik juga  diisi oleh ibu Esti Dwi Anani, S.Kep.,Ns.,M.Kep., dengan materi Sistematika penyusunan askep dan Laporan pendahuluan. Materi yang mengingatkan kembali bagaimana cara menyusun askep dan laporan pendahuluan yang pernah diajarkan saat dibangku kuliah.

Pada Sesi praktik peserta dibagi menjadi 3 kelompok didampingi oleh fasilitator untuk bermain peran sebagai mahasiswa, pembimbing klinik, dan pasien. Peserta dituntut untuk bisa memperagakan kembali praktik pemeriksaan fisik, bedsite teaching pemasangan infus, dan bagaimana menganamnesa mahasiswa yang melakukan kekeliruan saat praktik. Peserta terlihat begitu antusias untuk menjalankan peran dimasing masing ruangan bersama dengan para fasilitator. Setelah selesai menjalankan praktik, peserta diberikan kesempatan untuk memberikan kesan dan pesan terkait dengan jalannya acara, dalam hal ini disampaikan oleh sdr Gunawan, S.Kep.,Ns terkait jalanya acara pelatihan. Beliau menyampikan bahwa secara keseluruhan acara berjalan dengan baik , dikemas secara berbeda dan menarik  yaitu ada teori disertai dengan praktik. Diakhir acara penutupan dr Ahmad Hermanto berpesan agar pelatihan ini bisa menjadi pacuan semangat para pembimbing klinik Rsud Ajibarang agar bisa menjadi pembimbing klinik yang prosfesional, handal dan berkualitas.

Terima kasih kepada seluruh tim panitia serta berbagai pihak yang telah mendukung jalannya Inhouse Training Preceptorship.

Maju terus  RSUD ajibarang menyongsong akreditasi tetap paripurna… yesss. ( by dandries)

GALERI FOTO :

Related Posts

Font
Rabu, 16 Januari 2019

Komentar