VISITE BESAR, WUJUD KOMITMEN KOMITE MEDIS DALAM PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DI RSUD AJIBARANG

VISITE BESAR, WUJUD KOMITMEN KOMITE MEDIS DALAM PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DI RSUD AJIBARANG

AJIBARANG – Secara rutin setiap bulan pada minggu ke-2, Komite Medis RSUD Ajibarang menggelar kegiatan Visite Besar. Kegiatan visite besar ini dilakukan bergantian antar Kelompok Staf Medis (KSM), dan diikuti oleh seluruh anggota komite medis, baik itu dokter spesialis pengampu KSM terkait, dokter spesialis lain, dokter umum, dan juga dokter internsip.

Kegiatan visite besar ini merupakan “bedside teaching” atau metode pengajaran berbasis pasien di mana dalam kegiatan ini perwakilan dokter umum/dokter internsip  mempraktekan kemampuan klinis dengan memeriksa pasien secara langsung didampingi oleh dokter spesialis penanggung jawab pasien dan kemudian dibahas bersama dengan seluruh peserta visite besar. Harapannya terjadi transfer ilmu secara langsung oleh dokter spesialis kepada dokter umum sambil dapat langsung melihat kasus real-nya. Dengan adanya transfer ilmu ini maka diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan dan juga semakin meningkatkan hubungan yang baik antar sejawat dokter.

Seperti yang dilakukan hari ini, Rabu (13/02/2019) digelar Visite Besar di Ruang Nuri yang merupakan bangsal Nifas dibawah tanggung jawab KSM Obsgyn. Kegiatan visite besar ini didampingi langsung oleh dr Hesa Kusuma, Sp.OG dan dr Savitri, Sp.OG. Perwakilan dokter internsip mempresentasikan 4 kasus pasien secara bergantian, dan masing-masing kasus kemudian dibahas langsung oleh dr Hesa, SpOG dan dr Savitri, Sp.OG.

Dr Hesa Kusuma, Sp.OG dan dr Savitri Sp.OG menjelaskan salah satu kasus pasien visiter besar
Dr Hesa Kusuma, Sp.OG dan dr Savitri Sp.OG menjelaskan salah satu kasus pasien visiter besar

 Salah satu kasus yang cukup mendapat antusiasme saat pembahasan adalah mengenai Diagnosis KET (Kehamilan Ektopik Terganggu). Dr Hesa Kusuma,Sp.OG dengan sangat energik, menyampaikan,”Hati-hati apabila ada pasien wanita mengeluh nyeri perut, ingat TRIAS KET, terlambat haid (ammenorhea), nyeri perut tiba-tiba, dan perdarahan dari jalan lahir.” “Jangan lupa bedakan juga dengan tanda-tanda appendisitis akut, hati-hati karena terkadang sering mirip gejalanya, jadi klinis dan pemeriksaan laboratorium Hb Serial pasien juga sangat penting,” tambah dr Savitri, Sp.OG.

Foto Bersama setelah Visite Besar

Dengan adanya kegiatan ini, para dokter umum dan dokter internsip yang merupakan lini pertama penangan kegawatdaruratan pasien di RSUD Ajibarang baik itu di IGD maupun di Bangsal dapat bertukar informasi dan juga mendapatkan update ilmu dari Dokter Spesialis mengenai kasus penyakit dan dapat mempraktekan anamnesis-pemeriksaan fisik secara langsung. (CGE)

 

 

 

Recent Works

Perpisahan dan Penglepasan dr. Garata, SpA ke Tempat Tugas Baru

AJIBARANG – Rabu (6/3/2019) Komite Medis RSUD Ajibarang menggelar acara perpisahan dan penglep

SURVEY PELAYANAN PUBLIK OLEH BADAN PUSAT STATISTIK

Dalam rangka peningkatan kinerja pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pusat dan daerah,

RSUD AJIBARANG DALAM DETIK-DETIK KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-73

ALUN-ALUN PURWOKERTO,- 17 Agustus merupakan hari yang spesial bagi bangsa Indonesia, 73 tahun yang l

Komentar