RSUD AJIBARANG MENYONGSONG AKREDITASI PARIPURNA

Rabu, 01 Maret 2017 | 6525 Kali
RSUD AJIBARANG  MENYONGSONG AKREDITASI PARIPURNA

Ajibarang, Akreditasi Rumah Sakit merupakan pengakuan terhadap rumah sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri, setelah dinilai bahwa rumah sakit itu memenuhi standar pelayanan rumah sakit yang berlaku untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit secara berkesinambungan. Hal ini juga sesuai dengan Undang - Undang No 44 Tahun 2009 pasal 40 ayat 1, yang menyatakan bahwa dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, rumah sakit wajib dilakukan akreditasi secara berkala minimal 3 (tiga) tahun sekali.

RSUD Ajibarang sebagai salah satu rumah sakit pemerintah yang bergerak dalam pelayanan kesehatan juga harus memenuhi kaidah-kaidah tersebut. Sebagai bukti dalam pelaksanaan amanat undang - undang RSUD Ajibarang telah melaksanakan berbagai persiapan guna meningkatkan mutu pelayanan dan tingkat keselamatan pasien, agar mendapatkan pengakuan oleh lembaga penilai akreditasi rumah sakit di Indonesia yaitu Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Inilah sebagian kegiatan yang menunjang peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien :

A. Pembangunan Komitmen Menyongsong Akreditasi Paripurna

Kegiatan ini adalah awal dari persiapan untuk menyongsong pencanangan untuk meraih pengakuan mutu RSUD Ajibarang dalam akreditasi paripurna oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Kegiatan ini dicanangkan oleh direktur dengan melibatkan seluruh sumber daya rumah sakit dan stake holder. Harapan dengan kegiatan ini akan membangun pola pikir yang sama, visi dan misi yang sama sesuai dengan rumah sakit.

B. In House Training Bantuan Hidup Dasar

Bantuan hidup dasar (BHD) adalah pertolongan pertama yang dilakukan pada korban henti jantung atau henti napas yang meliputi mengenali henti jantung atau henti napas – meminta bantuan – membuka dan membebaskan jalan napas – memberikan bantuan napas – mempertahankan sirkulasi darah.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib dan terdapat didalam elemen penilaian dalam akreditasi. RSUD Ajibarang rutin mensyaratkan semua sumber daya manusia yang bekerja di lingkungan rumah sakit harus bisa memberikan bantuan hidup dasar, sehingga diklat rutin menjalankan kegiatan ini setiap 2 tahun sekali. Sebagai tindak lanjut juga dengan terbentuknya sistem code blue rumah sakit.

C. Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

Health-care Associated Infections (HAIs)” merupakan komplikasi yang paling sering terjadi di pelayanan kesehatan. HAIs selama ini dikenal sebagai Infeksi Nosokomial atau disebut juga sebagai Infeksi di rumah sakit ”Hospital-Acquired Infections” merupakan persoalan serius karena dapat menjadi penyebab langsung maupun tidak langsung kematian pasien. Kalaupun tak berakibat kematian, pasien dirawat lebih lama sehingga pasien harus membayar biaya rumah sakit yang lebih banyak.

HAIs adalah penyakit infeksi yang pertama muncul (penyakit infeksi yang tidak berasal dari pasien itu sendiri) dalam waktu antara 48 jam dan empat hari setelah pasien masuk rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan lainnya, atau dalam waktu 30 hari setelah pasien keluar dari rumah sakit. Dalam hal ini termasuk infeksi yang didapat dari rumah sakit tetapi muncul setelah pulang dan infeksi akibat kerja terhadap pekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

Untuk menghadapi kondisi demikian, RSUD Ajibarang telah melakukan pelatihan secara lengkap bagi tim PPI dan seluruh sumber daya rumah sakit dalam hal kebersihan cuci tangan  / hand hygiene (HH) dengan 6 langkah :

  • Gosokkan kedua telapak tangan
  • Gosok punggung tangan kiri dengan telapak tangan kanan, dan lakukan sebaliknya
  • Gosokkan kedua telapak tangan dengan jari-jari tangan saling menyilang
  • Gosok ruas-ruas jari tangan kiri dengan ibu jari tangan kanan dan lakukan sebaliknya
  • Gosok Ibu Jari tangan kiri dengan telapak tangan kanan secara memutar, dan lakukan sebaliknya
  • Gosokkan semua ujung-ujung jari tangan kanan di atas telapak tangan kiri, dan lakukan sebaliknya

pada budaya 5 momen :

  • sebelum kontak dengan pasien
  • setelah kontak dengan pasien
  • setelah terkena cairan pasien
  • sebelum melakukan tindakan asepsis
  • setelah dari ruangan pasien

D. Pelatihan Hospital Preparedness For Emergency (Hope)

HOPE adalah konsep kesiapsiagaan bencana di rumah sakit, sehingga RS harus mempunyai Hazard Disaster Plan (HDP), konsep ini meliputi pemahaman bahwa RS memiliki peran kunci/sentral dalam kondisi/ menanggulangi kegawatdaruratan dan bencana dan RS bisa menjadi korban bencana itu sendiri. Oleh karena itu kita juga memastikan bahwa sistem bangunan aman, SDM memiliki rencana kesiapsiagaan menanggulangi kegawatdaruratan dan bencana.

Dengan tersusunnya HDP diharapkan RS harus mampu memerankan tugas tugas dan fungsi utamanya dalam berbagai situasi (Eksternal & internal) lebih efektif, terencana dan sesuai kondisi yang dihadapi. Oleh karena itu dengan latihan....latihan....latihan dan latihan lagi diharapkan bila terjadi bencana seluruh sumber daya siap dengan prosedur yang telah ditetapkan.

RSUD Ajibarang telah secara rutin melaksanakan kegiatan ini mulai latihan kecelakaan massal, tanah longsor dan kebakaran.

E. Pelatihan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit (KPRS)

Berdasarkan Undang­-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Pasal 43 ayat (1) mewajibkan Rumah Sakit menerapkan standar keselamatan pasien. Keselamatan pasien (patien safety) adalah proses dalam suatu Rumah Sakit yang memberikan pelayanan pasien yang lebih aman. Termasuk di dalamnya asesmen risiko, identifikasi, dan manajemen risiko terhadap pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan untuk belajar dan menindaklanjuti insiden, dan menerapkan solusi untuk mengurangi serta meminimalisir timbulnya risiko.

Standar keselamatan pasien diantaranya melalui pelaporan insiden, menganalisa, dan menetapkan pemecahan masalah dalam rangka menurunkan angka kejadian yang tidak diharapkan. Adapun sasaran keselamatan pasien meliputi meliputi tercapainya 6 (enam) hal sebagai berikut:

  1. Ketepatan identifikasi pasien;
  2. Peningkatan komunikasi yang efektif;
  3. Peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai;
  4. Kepastian tepat­ lokasi, tepat ­prosedur, tepat­pasien operasi;
  5. Pengurangan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan;
  6. Pengurangan risiko pasien jatuh.

Dalam rangka menerapkan Standar Keselamatan Pasien, Rumah Sakit melaksanakan Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Pasien Rumah Sakit yang terdiri dari :

  1. Membangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien;
  2. Memimpin dan mendukung staf;
  3. Mengintegrasikan aktivitas pengelolaan risiko;
  4. Mengembangkan sistem pelaporan;

RSUD Ajibarang telah melaksakan kegiatan ini dimulai dengan pembentukan Panitia KPRS tingkat rumah sakit dan pelaksaan pelatihan bagi sumber daya manusia di RSUD Ajibarang.

F. Pelatihan Bimbingan Rohani

Kebutuhan rohani adalah hal haqiqi pada insan manusia termasuk didalamnya para pasien, kondisi dimana pasienpun masih mempunyai kewajiban untuk menjalankan ibadah berdoa dan sholat tetapi realita dilapangan masih banyak pasien yang tidak melakukan ini dengan alasan kondisi. Oleh karena itu Diklat melaksanakan pelatihan tentang bimbingan rohani dengan materi keiklasan dalam menerima takdir dan cobaan dari Allah, tata cara bertoharoh / bersuci bagi orang sakit atau dengan keterbatasan, bagaimana sikap kita dalam menghadapi kondisi kritis atau terminal, bagaimana kewajiban kita dalam menghadapi pasien meninggal (memandikan, mengkafani, menyolati). Kegiatan ini juga diikuti dengan praktek.

Harapan tindak lanjut dari kegiatan ini adalah sumber daya manusia di RSUD Ajibarang mempunyai kemampuan dan kemauan untuk mengingatkan seluruh pasien dan keluarga untuk tetap mengingat Allah dan menjalankan kewajibannya.

RSUD Ajibarang dalam menyongsong akreditasi KARS juga telah mengikutkan pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh KARS, bimbingan di rumah sakit oleh KARS dan kegiatan workshop reasasmen penyusunan dokumen. Bersama Kita Bisa ....Akreditasi Paripurna adalah harapan kita.

By goens “GN”

Diklat dan PSDM RSUD Ajibarang

Related Posts

Komentar