SHIELD: Meluncurkan Era Baru Surveilans HAIs Berbasis Automasi dan Data Real-Time

SHIELD: Meluncurkan Era Baru Surveilans HAIs Berbasis Automasi dan Data Real-Time

AJIBARANG – RSUD Ajibarang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat keselamatan pasien melalui transformasi digital. Dalam pertemuan strategis yang digelar pada Jumat (10/04), jajaran tenaga klinis berkumpul untuk menyaksikan lahirnya inovasi SHIELD (Surveillance of Healthcare Associated Infections with Integrated Electronic Listing Database), sebuah sistem yang digadang-gadang akan menjadi standar baru dalam pengendalian infeksi rumah sakit.

Acara yang berlangsung di ruang koordinasi ini dihadiri oleh para Infection Prevention and Control Link Nurse (IPCLN) dari berbagai unit pelayanan. Mereka menjadi saksi bagaimana teknologi kini mampu memangkas birokrasi data yang selama ini memakan waktu.

  

Landasan Kuat dari Tim IPCN

Sebelum inovasi SHIELD dipaparkan, sesi diawali dengan penyampaian materi komprehensif oleh tim IPCN (Infection Prevention and Control Nurse), Widyandi Kurniasih, S.Kep., Ns. dan Sofi Rohimah, S.Kep., Ners. Dalam paparannya, tim IPCN menekankan pentingnya akurasi data surveilans Healthcare-Associated Infections (HAIs).

"Data bukan hanya angka di atas meja, melainkan instrumen vital untuk mengambil keputusan klinis yang tepat demi melindungi pasien," tegas mereka. Materi ini menjadi pengingat penting bahwa secanggih apa pun sistemnya, pemahaman dasar mengenai pencegahan infeksi tetap menjadi fondasi utama bagi seluruh perawat unit.

Lompatan Teknologi dari Ruang Camar

Puncak acara ditandai dengan sosialisasi inovasi SHIELD yang dipaparkan langsung oleh Nugroho Sakti Adi, S.Kep., Ns. Perawat terampil dari Ruang Camar ini mendemonstrasikan bagaimana SHIELD bekerja melampaui metode konvensional. Sebagai praktisi yang sehari-hari bergelut di lapangan, Nugroho Sakti Adi, S.Kep., Ns memahami betul titik jenuh perawat dalam hal administrasi manual.

Jika sebelumnya pelaporan harus melewati proses manual yang berjenjang—mulai dari Excel hingga Spreadsheet—SHIELD hadir dengan automasi total. Fitur unggulan yang mencuri perhatian adalah:

  1. Visualisasi Grafik Instan:

Input data langsung dikonversi menjadi tren visual secara real-time, memudahkan evaluasi tanpa harus mengolah data secara manual.

  1. Siklus PDSA Cerdas:

SHIELD secara otomatis mampu menyusun draf Plan-Do-Study-Act (PDSA).

  1. Kustomisasi Unit: Meski sistem bekerja secara otomatis, para IPCLN diberikan fleksibilitas penuh untuk mengedit dan mengembangkan rencana aksi (PDSA) tersebut agar sesuai dengan karakteristik dan tantangan spesifik di unit masing-masing.

Membangun Budaya Kerja Efisien

Inovasi dari Ruang Camar ini disambut antusias oleh para IPCLN unit. Dengan adanya SHIELD, beban administrasi yang selama ini memberatkan kini berubah menjadi proses digital yang ramping. Waktu yang sebelumnya habis untuk merekap data kini dapat dialihkan kembali untuk observasi langsung dan peningkatan kualitas asuhan pasien.

RSUD Ajibarang melalui SHIELD tidak hanya sekadar mengikuti tren digitalisasi, namun sedang membangun ekosistem di mana data bergerak lebih cepat daripada infeksi itu sendiri. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi di tangan perawat adalah kunci utama menuju pelayanan kesehatan yang lebih aman dan modern.

 

 

Related Posts

Komentar