SOSIALISASI POKJA PP (PELAYANAN PASIEN) SAAT APEL PAGI

SOSIALISASI POKJA PP (PELAYANAN PASIEN) SAAT APEL PAGI

AJIBARANG – Pada hari senin, tanggal 5 Agustus 2019, Apel pagi di pimpin oleh Ibu Direktur RSUD Ajibarang yaitu Dr. Widyana Grehastuti, Sp.OG.,M.Si.Med. beliau menyampaikan bahwa kemarin hari minggu tanggal 4 agustus 2019 telah dilaksanakan mini workshop Gladi Refresh Akreditasi SNARS Edisi 1 RSUD Ajibarang menuju Akreditasi Tetap Paripurna. Diharapkan yang ikut kemarin bisa mengaplikasikan keakreditasian yang sudah disampaikan dan dapt menularkan kepada teman-teman yang tidak ikut.

Pada kesempatan ini Ibu Direktur meminta peserta apel untuk maju ke depan untuk menjelaskan tentang Sasaran Keselamatan pasien di unit masing-masing yaitu Riatun dari Radiologi, Sri Ningsih Anggraeni, Amd.Farm, dan Wibowo Murtiyoso, AMK. Semua peserta yang maju bisa menjelaskan tentang sasaran keselamatan pasien. Diharapkan 6 keselamatan pasien menjadi budaya dalam kegiatan di masih-masing unit.

Sosialisasi pada hari ini diisi oleh Pokja PP (PELAYANAN PASIEN)  yang disampaikan oleh  dr. Ahmad Hermanto, MM. selaku ketua pokja PP. Beliau Menjelaskan bahwa  RS bertanggung jawab dalam memberikan asuhan dan pelayanan pasien secara efektif dan aman. Asuhan pasien dilaksanakan oleh PPA (Profesional Pemberi Asuhan) yang terdiri dari banyak disiplin ilmu terdiri dari dokter, perawat, nutrisionis, fisioterapis dan staf klinis lain yang telah tersertifikasi (ijazah, sertifikat pelatihan, RKK). Masing-masing PPA memberikan asuhan sesuai dengan disiplin ilmu, kompetensi dan kewenangan yang tertuang dalam RKK yang disahkan oleh direktur.  Semua PPA melakukan asuhan pasien sesuai standar yang telah ditetapkan dalam PPK dan clinical pathway untuk menjamin adanya keseragaman pelayanan meliputi proses perencanaan, tindakan, monitoring dan evaluasi. Para PPA melaksanakan asuhan yang terintegrasi dengan 1 orang dokter sebagai team leader (Dokter Penanggung Jawab Pasien/ DPJP), proses pelaksanaan asuhan dicatat dalam Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi/ CPPT dan diverifikasi oleh DPJP sebagai bukti DPJP telah mereview dan menyetujui asuhan yang diberikan oleh setiap PPA.

“Area asuhan pasien meliputi Pelayanan pada pasien resiko tinggi dan pelayanan resiko tinggi Pelayanan yang masuk kategori resiko tinggi di antaranya adalah pelayanan dengan peralatan medis yang kompleks yang ditujukan untuk pasien dengan kondisi kritis yang mengancam kehidupan (dialisis), pelayanan dengan tindakan yang beresiko (transfusi), tindakan untuk mencegah cedera (restrain), dan untuk mencegah intoksikasi obat (kemoterapi). Untuk saat ini RSUD Ajibarang belum melaksanakan dialisis dan kemoterapi. Sedangkan yang dimaksud dengan pasien resiko tinggi adalah pasien yang beresiko karena umurnya, kondisinya atau kebutuhan pada keadaan kritis. Contoh pasien resiko tinggi : lansia, anak-anak, pasien koma, pasien dengan resiko kekerasan.”, tuturnya.

Beliau juga menambahkan menganai Pengenalan Kondisi Kegawatan dilaksanakan dengan Early Warning System dan didokumentasikan dan rekam medis pasien. Pengaktifan Code Blue bila terjadi pasien henti jantung dengan respon time tim code blue 3 menit sejak code blue diaktifkan. Pelayanan Resusitasi dilaksanakan sesuai algoritme BHD, wajib untuk seluruh karyawan baik medis maupun non medis.

Pelayanan Gizi  pasien yang dirawat dilakukan asuhan gizi dan terapi nutrisi sesuai kebutuhannya. Sesuai dengan rekomendasi pada survei tahun 2017 yaitu tentang adanya menu pilihan bagi pasien dengan asupan yang kurang, maka dari gizi telah menyediakan menu pilihan untuk pasien non diet (pasien yang tidak memerlukan diet khusus). Pelayanan nyeri dilaksanakan dengan melakukan asesmen nyeri (pasien dewasa menggunakan Numeric Pain Scale, anak menggunakan Wong Baker Scale, neonatus menggunakan NIPS). Pengelolaan dan reasesment nyeri dilakukan sesuai dengan panduan dan SPO yang telah ditetapkan. Pelayanan Tahap terminal yaitu pelayanan yang diberikan kepada pasien pada tahap akhir kehidupan yang sudah tidek merespon terhadap pengobatan yang diberikan. Penetapan tahap terminal dilakukan oleh DPJP. Sedangkan pelayanan yang diberikan lebih pada memberikan rasa nyaman kepada pasien dan mempersiapkan keluarga menghadapi dying.

Diakhir sosialisasinya, ia berpesan semoga yang disampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua dan kita dapat memberikan pelayanan pada pasien dengan paripurna. (ah/gude)

Recent Works

DOKTER BANYUMAS BERPESTA DEMOKARASI DALAM MUSCAB IDI

Purwokerto,- Masa kepengurusan IDI Cabang Banyumas periode 2015-2018 dibawah kepemimpinan dr. Untung

Round Table Discussion (RTD) "FLUID MANAGEMENT IN EMERGENCY CASES"

AJIBARANG - RSUD Ajibarang sebagai sarana pelayanan kesehatan yang bertugas menyelenggarakan fungsi

Pelatihan Sistem Manajemen Nyeri Rumah Sakit

Pengalaman tentang nyeri pastinya dialami oleh sebagian besar orang sepanjang hidupnya, baik itu nye

Komentar