RSUD AJIBARANG MENGADAKAN PELATIHAN SISMADAK

Sabtu, 07 Juli 2018 | 4319 Kali
RSUD AJIBARANG MENGADAKAN PELATIHAN SISMADAK

Dengan diberlakukannya Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) edisi 1 pada tahun 2018, dan sesuai dengan arahan dari Ketua Eksekutif Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) bahwa Rumah Sakit (RS) wajib menggunakan aplikasi SISMADAK. Aplikasi SISMADAK sangat membantu dalam persiapan dokumen Akreditasi. Persiapan dokumen yang sebelumnya secara manual saat ini dilakukan secara elektronik. Sehingga berdampak pada berkurangnya penggunaan kertas, mudah dicari dan dapat diakses dimana saja dan kapan saja.

Menindaklanjuti hal tersebut, bertempat di ruang rapat RSUD Ajibarang pada hari jumat (29/06/2018) sejumlah 40 peserta yang terdiri dari Jajaran Manajemen,Tim Akreditasi Rumah Sakit, dan Unit Terkait hari ini melaksanakan Pelatihan Sistem Manajemen Dokumen Akreditasi Rumah Sakit (SISMADAK) yang dibuka secara resmi oleh Direktur RSUD Ajibarang dr. Dani Esti Novia.

Dalam sambutannya, dr. Dani Esti Novia mengharapkan agar peserta mengikuti pelatihan SISMADAK dengan baik sehingga dapat mengaplikasikan dalam rangka menghadapi kegiatan Verifikasi I yang akan dilaksanakan tangal 15 Agustus 2018 di RSUD Ajibarang.

Pelatihan SISMADAK  menghadirkan narasumber dari KARS, bapak Harta Asli Gea. Dia menyampaikan dengan pemanfaatan aplikasi SISMADAK ini, segala bentuk bukti dokumen yang berhubungan dengan standar akreditasi versi 2012 dapat tersimpan secara terpusat didalam sebuah server. “Dengan data yang tersimpan secara terpusat dapat menghemat waktu untuk pencarian dokumen dan disajikan kepada surveyor, mengurangi kekhawatiran kehilangan data, dan tentunya penghematan dalam biaya cetak dokumen” tutur Harta Asli Gea.

 Deni, salah satu peserta menanyakan yang dalam aplikasi SISMADAK tetap harus menggunakan hardcopy. Harta Gea, yang juga salah satu dosen di salah satu universitas swasta di Jakarta menjelaskan bahwa hardcopy tetap perlu “Tetap harus ada print out sebagai bukti pengesahan, setidaknya akan mengurangi sampai 80 persen penggunaan kertas” ungkapnya.

Diakhir acara dr. Sri Setyati Yulia selaku Kabid Penunjang mengharapkan semoga dengan pelatihan SISMADAK ini peserta bisa memanfaatkan aplikasi SISMADAK dengan sebaik baiknya.

Related Posts

Komentar