TIM PONEK RSUD AJIBARANG DUKUNG UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK

TIM PONEK RSUD AJIBARANG DUKUNG UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Neonatal (AKN) di Indonesia masih tertinggi diantara negara ASEAN dan penurunannya sangat lambat. Kematian bayi baru lahir umumnya dapat dihindari penyebabnya seperti berat badan Lahir rendah asfiksia daninfeksi . Hal ter!ebut kemungkinan disebabkan oleh keterlambatan pengambilan keputusan, merujuk dan mengobati. Sedangkan kematian ibu umumnya disebabkan perdarahan, infeksi, pre-eklampsia/eklampsia, persalinan macet dan abortus. Mengingat kematian bayi mempunyai hubungan erat dengan mutu penanganan ibu, maka proses persalinan dan perawatan bayi harus dilakukan dalam sistem terpadu. Pelayanan obstetri dan neonatal regional merupakan upaya penyediaan pelayanan bagi ibu dan  bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah Sakit dan Pelayanan obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di tingkat Puskesmas.

Dalam rangka mendukung PONEK di Rumah sakit, RSUD Ajibarang bekerjasama dengan Desa Dermaji Kecamatan Lumbir pada hari Senin 5 Agustus 2019 melaksanakan kegiatan Non Fisik TMMD Sengkuyung Tahap II Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2019. Dalam kegiatan tersebut Tim Promkes RSUD Ajibarang, dalam hal ini diwakili oleh Tim PONEK memberikan materi tentang Kesehatan Ibu dan Anak.

Sebelum menyampaikan materi, waktu menunjukan pukul 10.00 WIB sehingga diawali dengan melaksanakan senam Germas RSUD Ajibarang bersama, karena pelaksanaan senam Germas sudah menjadi kebiasaan di RSUD Ajibarang dilaksanakan setiap pukul 10.00 WIB. Selain itu senam ini juga untuk mengurangi kejenuhan peserta, dimana sebelumnya sudah mendapatkan materi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas tentang Stunting dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Peserta menjadi lebih relaks dan bersemangat untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.

Tim PONEK RSUD Ajibarang yaitu dr.Antik Angganis menyampaikan materi tentang “Upaya Mendukung Kesehatan Ibu dan Anak”. Skrining awal ibu resiko tinggi pada saat kehamilan sangat penting, dimana tanda-tanda bahaya pada ibu hamil antara lain kejang, keluar darah dari jalan lahir, tidak ada gerakan janin, keluar cairan ketuban, demam tinggi dan sebagainya. Apabila ibu hamil menjumpai tanda-tanda tersebut segera dibawa ke tempat pemberi pelayanan terdekat yaitu puskesmas, dan  jika tidak dapat ditangani segera dirujuk ke Rumah Sakit PONEK terdekat di wilayah Banyumas salah satunya di RSUD Ajibarang.

Sedangkan penatalaksanaanBayi Berat Lahir Rendah(BBLR) disampaikan oleh Tri Wahyuningsih Amd.Keb. Beliau menyampaikan bahwa BBLR adalah bayi dengan berat < 2500 gram.BBLR setelah kondisi stabil, tentunya dilanjutakan perawatan di rumah.Salah satu perawatan BBLR di rumah yang efektif dan efisien adalah dengan menggunakan teknik Perawatan Metode Kanguru yaitu perawatan untuk bayi berat lahir rendah atau kelahiran prematur dengan melakukan kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu atau skin-to-skin contact dimana ibu menggunakan suhu tubuhnya untuk menghangatkan bayi dan mendapatkan ASI yang cukup untuk tumbuh. Untuk lebih di pahami oleh peserta, Teknik Perawatan Metode Kanguru ini langsung di praktikan oleh peserta. Dan peserta dengan antusias ikut mempraktekannya dengan baik.

Acara berjalan sangat interaktif, karena peserta sangat apresiatif untuk bertanya terkait kesehatan ibu hamil serta perawatan bayi BBLR di rumah. Di akhir kegiatan kami memberikan beberapa pertanyaan pada peserta, untuk mereview apakah materi dapat diterima dan dipahami oleh peserta. Ternyata dari 3 pertanyaan yang kami sampaikan dapat dijawab dengan baik oleh peserta.

Diakhir acara Kasi Keperawatan RSUD Ajibarang, Bp.Nasim, S.Kep.Ns. menyampaikan bahwa semoga ilmu yang sudah di sampaikan pada kegiatan hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya, sehingga dapat mengantisipasi tidak terjadinya keterlambatan penanganan dan dapat mendekteksi secara dini kegawatan pada ibu hamil dan bayi beresiko. Selain itu juga sebagai upaya mendukung Program Pemerintah yaitu Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi. (Tri.W)

Recent Works

HASIL SELEKSI PENGADAAN PEGAWAI NON PNS PADA RSUD AJIBARANG TAHUN 2017

Berdasarkan hasil seleksi administrasi, tes kemampuan akademik, tes keterampilan, tes wawancara dan

Dr. Zaenal Arifin, SpAn Ketua Pokja SKP RSUD Ajibarang

Rabuan, merupakan hari silaturakhim para dokter di RSUD Ajibarang, diawali dengan kewajiban hadir di

RSUD AJIBARANG MENDUKUNG DIBUKANYA PROGRAM MAGISTER (S2) KEPERAWATAN FIKKES UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO

PURWOKERTO – Rumah Sakit Umum Daerah Ajibarang diundang oleh Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu

Komentar